HOAKS! INI HANYA SIMULASI

Simulasi tentang penanganan pasien virus COVID-19 oleh tim medis di Rumah Sakit Umum dr Moh Saleh Kota Probolinggo disalah artikan. Telah beredar foto yang menyebut di RSUD telah ada pasien virus yang berasal dari Wuhan, China.

Kesimpulan tak mendasar itu pun banyak diamini sejumlah netizen yang bikin resah masyarakat. Menangulangi keresahan tersebut, Diskominfo Kota Probolinggo langsung bergerak untuk menangkal berita hoaks tentang penderita Covid 19. Selain menggencarkan informasi melalui radio Suara Kota milik pemerintah, sejumlah akun media sosial pun jadi sarana memutus mata rantai akibat foto hoaks tersebut.

“Jelas itu hoaks karena kalau ada (pasien COVID 19) mustahil banyak orang disekitarnya. Bisa dilihat di video yang kami upload di Facebook Pemerintah Kota, para wartawan dan masyarakat ikut menyaksikan. Termasuk Plt Direktur RSUD,  dr Abrar Kuddah jelas sekali menerangkan bagaimana SOP nya dalam video simulasi itu,” kata  Kepala Diskominfo Aman Suryaman.

Ia pun meminta masyarakat tidak langsung mengunggah video atau foto tanpa mengkroscek kebenarannya.

“Berita yang bisa dipertanggungjawabkan bisa dilihat melalui media sosial Pemerintah Kota Probolinggo. Dan apabila ada berita hoaks, masyarakat juga bisa mengcounter dengan menunjukkan berita yang sebenarnya,” pintanya.

Masih menurut Aman, tugas memberikan edukasi kepada masyarakat menjadi tanggung jawab bersama. Hal ini sejalan dengan keinginan Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin dalam menangkal berita hoaks semacam ini. Karena dampaknya bisa meresahkan masyarakat.

“Alhamdulillah tadi sudah dijelaskan oleh Bapak Wali Kota saat Rakor bersama Forkopimda, Kota Probolinggo aman dan kondusif. Kita hanya antisipasi saja dan berdoa agar tidak ada penderita Covid 19 disini,” imbuhnya. (yuli)