14/04/2021

Diskominfo BANGKIT, Bakal Wujudkan Empat Misi, Apa Saja?

KANIGARAN – Pegawai ASN dan Non ASN di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo mengikuti pembinaan pegawai, Rabu (14/4) di Puri Manggala Bakti, Kantor Wali Kota. Pembinaan yang dipimpin oleh Plt Kepala Diskominfo Pujo Agung Satrio itu membahas tentang visi misi Diskominfo ke depan.

Dalam pembukaannya, Plt Kepala Diskominfo menyampaikan tagline baru Diskominfo yaitu, Diskominfo Bangkit. Tagline ini merupakan jargon yang menjadi penyemangat bagi seluruh karyawan-karyawati Diskominfo.

Selain itu, Pujo juga ingin mempromosikan Si Baga sebagai maskot Kota Probolinggo. Menurut bahasa Sansekerta, “Baga” memiliki arti “orang yang kuat dan teguh” sesuai dengan ciri khas masyarakat Kota Probolinggo yang kuat dan teguh memegang prinsip-prinsip kehidupan sebagai orang timur. “Baga” merupakan singkatan dari “Bayuangga” yang merupakan akronim mewakili ciri khas Kota Probolinggo yaitu angin, anggur, dan mangga sekaligus menggambarkan  kepribadian Bestari (bersih, sehat, tertib, aman, rapi dan indah).

Dari penampilannya, Baga juga merepresentasikan Kota Probolinggo dimana bagian kepala terdapat satu helai rambut dari daun anggur yang berdiri seperti hembusan angin di Kota Probolinggo. Udeng (ikat kepala) khas Jawa Timur yang digunakan menandakan ciri khas masyarakat Kota Probolinggo.

Si Baga juga menggunakan pakaian berupa kaos dengan gambar logo Kota Probolinggo untuk mengenalkan diri dan menempatkan nama Bayuangga pada hati masyarakat. Daun mangga dalam bentuk sayap. Kedua tangan terbuka melambangkan bahwa Kota Probolinggo siap dan terbuka terhadap perubahan melalui budaya khas Pendalungan.

Visi misi Diskominfo juga dipaparkan dalam pembinaan ini. Terdapat empat misi yang ingin diwujudkan dalam waktu dekat ini, yaitu : Smart City Probolinggo melalui ProTal eMas (Probolinggo Digital Melayani Masyarakat); Layanan Informasi dan Komunikasi yang mantap, akurat, cepat, mudah dan merata; Tersedianya jaringan INTRANET dan  INTERNET ke seluruh lembaga dan masyarakat; dan SATU DATA Kota Probolinggo.

Empat misi yang diusung ini diharapkan mendapat dukungan dari semua pihak internal Diskominfo. “Saya berharap minimal pada Juni 2021 sudah bersinergi dan berintegrasi sistem di 5 kecamatan dan layanan kependudukan di Mal Pelayanan Publik (MPP). Saya percaya Diskominfo mempunyai tim yang sangat solid sehingga semuanya bisa terealisasi,” harapnya.

Acara yang berlangsung mulai pukul 8 pagi ini juga terdapat pemaparan dan tanya jawab para kabid dan kasi terkait visi misi tersebut. (sita)