17/06/2021

Rencanakan Ubah Sistem BMD Menggunakan Scan QR Code

MAYANGAN – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo terus berbenah diri secara eksternal dan internal. Salah satunya, pembenahan proyek eksternal yaitu Smart City. Sementara itu, pembenahan internal yang sedang dilakukan adalah perbaikan sistem BMD (Barang Milik Daerah).

Sistem pembenahan BMD dilakukan dengan cara mengimplementasikan Scan QR Code pada barang milik Diskominfo. Implementasi QR Code merupakan gagasan dari salah seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pengelola Barang Milik Negara, yaitu Wanda Putri Oktaviani, untuk proyek aktualisasi yang dikerjakannya.

Alasan Wanda, panggilan akrabnya- menggunakan implementasi Scan QR Code untuk aktualisasinya dikarenakan sulit mengetahui informasi barang dari label BMD yang sudah ada.. Untuk diketahui, kode BMD yang terdiri dari angka merupakan kode unik dari setiap barang yang ada di Kantor Diskominfo.

“Ketika melakukan survei ke seluruh pegawai Diskominfo, ternyata tidak semua pegawai tahu arti dari kode unik tersebut. Dan tidak semua orang bisa membaca informasi barang dari kode yang sudah ada, bahkan saya yang sudah 4 bulan disini juga kurang paham maksud dari kode unik tersebut. Sehingga hal itu menghambat proses inventarisasi BMD,” jelas Wanda saat kegiatan sosialisasi QR Code rancangannya di Aula Rapat Diskominfo.

Selaku Plt Diskominfo Pujo Agung Satrio, mengatakan sangat mendukung penuh dengan gagasan ini. Untuk jangka pendek, rancangan ini bagus untuk penataan BMD agar lebih tertib dan jelas.

“Mungkin untuk jangka panjangnya, Perangkat Daerah lainnya bisa menyusul agar BMD-nya bisa dibuat seperti. Apalagi sekarang zamannya sudah digital. Tinggal scan lewat kamera HP, informasi yang dibutuhkan sudah bisa diakses,” ujar Pujo. (masita)