Desk Pendampingan Rekomendasi Kegiatan Statistik di Kota Probolinggo Dimulai
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar desk pendampingan pengusulan rekomendasi kegiatan statistik bersama beberapa Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Gelaran ini diselenggarakan selama 5 hari dengan undangan 13 Perangkat Daerah, dimulai Selasa (22/7).
KANIGARAN – Dinas
Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar desk pendampingan pengusulan
rekomendasi kegiatan statistik bersama beberapa Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah
Kota Probolinggo. Gelaran ini diselenggarakan selama 5 hari dengan undangan 13
Perangkat Daerah, dimulai Selasa (22/7).
Kegiatan tersebut
dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan teknis kepada perangkat daerah dalam
penyusunan dan pengajuan Rekomendasi Kegiatan Statistik (Romantik) agar sesuai
dengan ketentuan penyelenggaraan statistik sektoral. Melalui kegiatan ini,
Diskominfo selaku Wali Data Daerah berupaya memastikan setiap kegiatan
statistik yang dilakukan perangkat daerah menghasilkan data yang berkualitas
serta mendukung implementasi Satu Data Indonesia.
Salah satu
peserta desk, Dinas Lingkungan Hidup, memaparkan sejumlah rencana kegiatan
statistik yang akan diajukan. Diantaranya terkait data lingkungan hidup,
pengelolaan kualitas lahan dan udara, Indeks Kualitas Air (IKA), pengelolaan
air limbah, serta ruang terbuka hijau (RTH).
Pembahasan juga
mencakup pemetaan nama kegiatan, produsen data, daftar data, identifikasi
kegiatan statistik, tahun data, jadwal pemutakhiran, hingga jadwal rilis data.
Beberapa data yang dibahas meliputi luas hutan berdasarkan fungsi di Kota
Probolinggo, luas RTH, serta data lingkungan yang berkaitan dengan pencemaran
dan emisi gas rumah kaca.
Sementara itu, Statistisi
Ahli Pertama Diskominfo Kota Probolinggo, Mas'uliyah Permatasari menyampaikan rapat
koordinasi ini bertujuan untuk memastikan proses pengajuan rekomendasi kegiatan
statistik dapat dilakukan secara tepat dan lengkap. “Harapannya, melalui
langkah ini kualitas data statistik sektoral dapat semakin meningkat serta
mendukung penyelenggaraan Satu Data Indonesia di daerah,” ujarnya.
Pelaksanaan desk
pendampingan tersebut memberikan sejumlah manfaat, di antaranya meningkatkan
kualitas perencanaan kegiatan statistik, memastikan tujuan, metodologi, variabel,
serta keluaran statistik telah dirancang sesuai kaidah statistik, sekaligus
menghindari duplikasi kegiatan pengumpulan data.
Melalui
pendampingan ini, Diskominfo juga mendorong perangkat daerah agar mampu
memahami kebijakan penyelenggaraan statistik sektoral, meningkatkan kemampuan
operator dalam mengajukan Rekomendasi Kegiatan Statistik melalui aplikasi
Romantik, serta memastikan kelengkapan dokumen dan kesesuaian metodologi
statistik yang diusulkan.
Kegiatan ini
menjadi salah satu upaya Diskominfo Kota Probolinggo dalam memperkuat
penyelenggaraan statistik sektoral. Dengan data yang berkualitas, terstandar,
dan sesuai prinsip Satu Data Indonesia, diharapkan pengelolaan data daerah
dapat semakin optimal untuk mendukung perencanaan pembangunan. (mg.zal/sit/fa)