Diskominfo Kota Probolinggo Dorong Pemanfaatan HT untuk Perkuat Koordinasi Antarperangkat Daerah
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi Pemanfaatan Handy Talky (HT) dan Paparan Bukti Dukung Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (Pemdi) Tahun 2026 di Command Center Kota Probolinggo, Selasa (28/7).
KANIGARAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi Pemanfaatan Handy Talky (HT) dan Paparan Bukti Dukung Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (Pemdi) Tahun 2026 di Command Center Kota Probolinggo, Selasa (28/7).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Aminuddin, Wawali Ina Dwi Lestari, perwakilan perangkat daerah (PD), kecamatan dan kelurahan. Kepala Diskominfo, Lucia Aries Yuliyanti, mengawali pembahasan optimalisasi pemanfaatan HT sebagai sarana komunikasi antarperangkat daerah.
Dalam pemaparannya, Luci – sapaan Kadis Kominfo- menjelaskan perangkat HT didukung aplikasi Mumble berbasis Android yang dilengkapi fitur pelacakan lokasi. Fitur tersebut memungkinkan keberadaan perangkat dapat dipantau, termasuk ketika digunakan di luar wilayah Kota Probolinggo.
Saat ini, sebanyak 29 kelurahan di Kota Probolinggo masing-masing telah memiliki satu unit HT, sedangkan setiap kecamatan memperoleh dua unit. Selain itu, sebanyak 13 unit juga ditempatkan pada kendaraan operasional untuk mendukung kebutuhan komunikasi di lapangan.
Secara keseluruhan, terdapat 86 unit HT yang didistribusikan kepada PD, kecamatan, dan kelurahan. Tetapi, belum seluruh PD memperoleh perangkat karena jumlah HT yang tersedia masih terbatas.
Sebagai bentuk evaluasi pemanfaatan HT, Wali Kota Aminuddin melakukan pengecekan fungsi perangkat dengan menghubungi HT di setiap wilayah secara bergantian. Melalui pengecekan tersebut, diketahui sebagian besar perangkat berfungsi dengan baik.
Namun, beberapa HT masih mengalami kendala sehingga akan ditindaklanjuti melalui proses perbaikan. Pengecekan ini juga menjadi bagian dari upaya menguji kualitas komunikasi antara Command Center dengan kecamatan maupun kelurahan.
Luci juga menyampaikan bahwa pemanfaatan HT menjadi salah satu upaya untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, terutama dalam mendukung komunikasi yang cepat dan efektif.
“Pemanfaatan HT bukan hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga untuk memperkuat koordinasi dan respons cepat antarperangkat daerah. Melalui evaluasi ini, kami juga dapat mengetahui perangkat yang masih mengalami kendala sehingga dapat segera ditindaklanjuti agar seluruh HT dapat berfungsi secara optimal,” ujar Luci.
Selain membahas pemanfaatan HT, rapat juga dilanjutkan dengan paparan bukti dukung Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (Pemdi) Tahun 2026. Dalam kerangka penilaian, tingkat kematangan terdapat 20 indikator, serta strategi yang perlu dipersiapkan oleh seluruh PD dalam memenuhi dokumen pendukung evaluasi.
“Seluruh OPD perlu mempersiapkan bukti dukung Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital secara optimal agar target peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital dapat tercapai. Kolaborasi dan kesiapan bersama menjadi kunci dalam mewujudkan layanan pemerintahan digital yang berkualitas,” ungkap Kadis Kominfo. (zal.mag/sit/fa)