Diskominfo Kota Probolinggo Edukasi Pelajar tentang Keamanan Digital pada Peringatan HAN
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo menjadi narasumber dalam kegiatan peringatan Hari Anak Nasional dengan mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” yang diselenggarakan di SMP Negeri 6 Probolinggo, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin bersama sekretaris daerah, para asisten, Kepala perangkat daerah, Camat Kedopok, Lurah Kareng Lor, Kepala SMP se-Kota Probolinggo, serta tamu undangan lainnya.
KEDOPOK
– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo menjadi
narasumber dalam kegiatan peringatan Hari Anak Nasional dengan mengusung tema “Sayangi
Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” yang diselenggarakan di SMP Negeri 6
Probolinggo, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota
Probolinggo, dr. Aminuddin bersama sekretaris daerah, para asisten, Kepala
perangkat daerah, Camat Kedopok, Lurah Kareng Lor, Kepala SMP se-Kota
Probolinggo, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan penyambutan Wali Kota Probolinggo yang dilanjutkan
dengan penanaman tanaman secara simbolis sebagai bentuk kepedulian terhadap
lingkungan seklaigus komitmen dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi
generasi muda. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Wali Kota
Probolinggo dilanjut sambutan dari Ketua Pelaksana Gembong Prabu Suprobo dan
Kepala SMP Negeri 6 Probolinggo Kholili.
Pada
kesempatan tersebut, Mira Hesti Ocvia selaku Pranata Humas Ahi Madya dari
Diskominfo Kota Probolinggo hadir sebagai narasumber yang menyampaikan materi
mengenai pentingnya keamanan digital di era perkembangan teknologi. Menurutnya,
masyarakat saat ini hampir tidak pernah lepas dari internet, mulai dari
mengakses media sosial, berbelanja melalui marketpllace, hingga melakukan
transaksi menggunakan layanan pembayaran digital. Kondisi tersebut menjadikan
pemahaman mengenai keamanan digital sebagai bekal penitng bagi pelajar.
Dalam
pemaparan tersebut, Mira mengingatkan peserta agar selalu waspada terhadap
berbagai modus penipuan daring yang kini semakin marak. Peserta diimbau untuk
tidak membalas pesan singkat maupun pesan WhatsApp dari nomor yang tidak
dikenal serta tidak mudah mengangkat telepon yang mencurigakan. Ia juga
menjelaskan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial
Intelligence/AI) dapat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk
modus penipuan.
Selain
itu, peserta diberikan edukasi mengenai Cara Bertransaksi yang aman, khususnya
saat menggunakan metode pembayaran Cash On Delivery (COD). Pelajar diimbau
untuk selalu memberitahukan kepada orang tua mengenai barang yang dibeli, jenis
barang, serta nominal yang harus dibayarkan agar terhindar dari penipuan berupa
pengiriman barang yang tidak pernah dipesan.
Tak
hanya itu, diskominfo juga mengajak peserta untuk menjaga keamanan akun digital
dengan membuat kata sandi yang kuat. Dalam penggunaan media sosial, peserta diingatkan
agar lebih bijak dalam membagikan aktivitas maupun informasi pribadi, agar
tidak dapat diamnfaakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Materi
juga membahas pentingnya mengenali ciri-ciri berita hoaks. Peserta diajak untuk
selalu melakukan verifikasi
informasi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskannya. Para siswa juga
diingatkan untuk tidak membuat ataupun menyebarkan unggahan yang mengandung
ujaran kebencian untuk tidak menimbulkan konsekuensi hukum.
Melalui
kegiatan ini, Diskominfo Kota Probolinggo berharap para siswa semakin memahami
pentingnya menjaga keamanan digital serta mampu menggunakan internet dan media
sosial secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi sejak dini, diharapkan dapat menjadi langkah baik dalam melindungi
generasi muda dari berbagai ancaman diruang digital. (zah.mg/sit/fa)