DISKOMINFO PROPINSI JAWA TIMUR SOSIALISASIKAN PERGUB TENTANG SATU DATA INDONESIA

DISKOMINFO PROPINSI JAWA TIMUR SOSIALISASIKAN PERGUB TENTANG SATU DATA INDONESIA

Surabaya, 16/10/2018 – Guna menjalin sinergitas dalam penguatan statistik sektoral sehingga dapat mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 68 Tahun 2018 Tentang Satu Data Provinsi Jawa Timur, di Aula Diskominfo Provinsi Jawa Timur, Selasa (16/10) pagi.

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Diskominfo Provinsi JawaTimur, I Made Sukarta dan diikuti oleh Diskominfo Kabupaten/Kota se Jawa Timur bidang statistik sektoral, dan menghadirkan 4 narasumber yang kompeten dibidang statistik dan urusan pemerintah daerah. 

Dalam sambutannya, I Made Sukartha mengatakan, dukungan ketersediaan data statistik yang berkualitas menjadi hal yang utama dalam melakukan perencanaan dan perumusan kebijakan, sehingga kemudian menjadi wajar jika kebutuhan akan data adalah suatu hal yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

Sosialisasi ini merupakan sosialisasi yang pertama kali dilaksanakan, yang berkaitan dengan statistik sektoral setelah beralihnya urusan statistik ke Diskominfo. Hal ini merupakan langkah awal dibangunnya pondasi rumah statistik di Jawa Timur. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Statistik Diskominfo Provinsi Jawa Timur, Rudy Prasetya, bahwa secara bertahap akan dibangun tembok, atap dan pagar sampai menjadi rumah yang kokoh dan megah. 

Sementara itu, Melly Merlianasari, Kepala Bagian Hukum Badan Pusat Statistik (BPS)  Pusat yang menjadi narasumber pada pagi itu menjelaskan bahwa, penyelenggaraan Satu Data Indonesia harus benar-benar diikuti alurnya yaitu mulai dari perencanaan data, pengumpulan data, pemeriksaan data dan terakhir adalah penyebarluasan data, sehingga tata kelola data pemerintah bisa terlaksana secara maksimal untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selanjutnya akan dilaksanakan FGD (Forum Group Discussion) sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini. Diharapkan Kabupaten/Kota bisa memperoleh manfaat yang dapat menghasilkan kegiatan statistik sektoral yang efektif dan efisien, lebih terarah dan menghasilkan data yang bisa dimanfaatkan secara optimal (vie)

LINK TERKAIT