Kenalkan Profesi Penyiar, LPPL Radio Suara Kota Edukasi Murid TK ABA 1
LPPL Radio Suara Kota hadir dalam kegiatan pengenalan profesi siswa-siswi TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 yang bertajuk Profession Day: “Semua Anak Adalah Bintang”, Senin (10/2) pagi di aula TK setempat. Dalam pengenalan singkat itu, para murid diberikan pengetahuan terkait profesi jurnalistik dan penyiaran yang disampaikan langsung oleh pelaku profesi.
MAYANGAN - LPPL Radio Suara Kota hadir dalam kegiatan pengenalan profesi siswa-siswi TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 yang bertajuk Profession Day: “Semua Anak Adalah Bintang”, Senin (10/2) pagi di aula TK setempat. Dalam pengenalan singkat itu, para murid diberikan pengetahuan terkait profesi jurnalistik dan penyiaran yang disampaikan langsung oleh pelaku profesi.
Selaku narasumber, Devi yang merupakan penyiar LPPL Radio Suara Kota mengenalkan beberapa macam peralatan pendukung kegiatan siaran radio. Seperti mikrofon, mixer audio dan headset serta menjelaskan fungsi dan kegunaannya. Tidak hanya itu, peserta didik dari jenjang A dan B itu juga diajak praktek menjadi seorang penyiar radio. Kontan hal itu membuat anak-anak antusias dan semangat ingin mencoba.
Kepala sekolah TK ABA 1, Ariezana Maharanny mengungkapkan bahwa kegiatan Profession Day ini merupakan agenda rutin untuk mengenalkan ragam profesi yang ada di masyarakat. “Terkadang kami juga mengajak anak-anak untuk ke tempat lain tidak selalu di sekolah, beberapa waktu lalu anak-anak ke Dinas Pertanian, juga pernah ke kantor Pemadam Kebakaran. Tergantung situasi dan harinya. Karena pembelajaran Profession Day ini kami lakukan rutin tanggal 10 setiap bulannya,” jelasnya.
Ariezana berharap, pembelajaran ini bisa mendidik anak-anak untuk lebih percaya diri dalam memilih cita-citanya di masa yang akan datang. “Kami berharap melalui pembelajaran ini, mengenalkan profesi sejak dini kepada anak-anak agar mereka semakin percaya diri dan dapat memilih cita-citanya kelak saat dewasa. Dan setiap kegiatan semacam ini kami juga laporkan kepada para walI murid. Dengan menjadikan semua anak adalah bintang, agar memahami bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa untuk bersinar di bidangnya masing-masing,” harapnya. (Nav-mg/Diput-mg/Putt-mg/dev)