Keseruan Profession Day, Ratusan Siswa TK ABA I Jajal Pengalaman Siaran Radio
Gelak tawa dan suara riang anak-anak mewarnai studio Radio Suara Kota Probolinggo, Selasa (10/2). Sebanyak 157 peserta didik TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) I begitu antusias ikut berinteraksi bersama penyiar radio, yang pagi itu dipandu oleh Carolina.
KANIGARAN - Gelak
tawa dan suara riang anak-anak mewarnai studio Radio Suara Kota Probolinggo,
Selasa (10/2). Sebanyak 157 peserta didik TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) I begitu
antusias ikut berinteraksi bersama penyiar radio, yang pagi itu dipandu oleh
Carolina.
Kunjungan TK ABA
I dalam rangka Profession Day, sebuah kegiatan belajar di luar kelas
yang mengajak anak-anak mengenal dunia profesi sejak usia dini. Para peserta
didik yang berasal dari kelas A dan kelas B terlihat bersemangat menjajal
pengalaman baru di lingkungan stasiun radio.
Melalui kegiatan
ini, anak-anak diperkenalkan pada profesi di bidang penyiaran dan komunikasi.
Mereka diajak melihat langsung ruang siaran, mengenal peralatan radio, serta
memahami secara sederhana bagaimana informasi disampaikan kepada masyarakat
melalui udara.
Kepala TK
Aisyiyah Bustanul Athfal I, Aryzana Maharany, menjelaskan Program Profession
Day kali ini mengusung tema “Menyongsong Hari Radio Internasional” yang
diperingati setiap tanggal 13 Februari. “Anak-anak kami ajak mengenal langsung
profesi penyiar radio di Suara Kota Probolinggo. Selain menambah wawasan,
kegiatan ini juga melatih keberanian dan rasa percaya diri mereka sejak dini,”
tuturnya.
Keseruan semakin
terasa saat anak-anak diberi kesempatan untuk on air. Dengan penuh semangat,
mereka tampil menyetorkan hafalan doa dan surat-surat pendek, hingga bernyanyi
bersama di ruang siaran. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi peserta
didik untuk belajar berbicara di depan umum dengan cara yang menyenangkan.
Tak kalah
menarik, beberapa peserta didik juga diajak berbincang oleh penyiar mengenai
cita-cita mereka di masa depan. Qia, dari kelas B, dengan polos dan penuh
percaya diri, ingin menjadi dokter gigi sesuai dengan baju yang ia pakai. Lalu
ada yang bercita-cita menjadi guru, menjadi polisi untuk menjaga keamanan,
hingga ada pula yang ingin menjadi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) karena ia
pernah merasakan naik mobil Damkar.
Jawaban-jawaban
spontan tersebut disambut senyum, tawa hangat, dan tepuk tangan dari para guru,
kru radio, serta teman-temannya. Sepanjang kegiatan, suasana penuh keceriaan
dan kehangatan begitu terasa. Antusiasme anak-anak saat berinteraksi dengan
penyiar dan kru radio menjadikan pembelajaran di luar kelas ini tidak hanya
menyenangkan, tetapi juga berkesan.
Melalui Program
Profession Day ini, pihak sekolah berharap peserta didik dapat mengenal beragam
profesi sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, guna menumbuhkan
rasa percaya diri dan mimpi mereka sejak usia dini. Selain Radio Suara Kota
Proobolinggo, kunjungan juga dilakukan di Museum Probolinggo. (mir/fa)