Komisi Informasi Jatim Lakukan Visitasi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi di Kota Probolinggo
Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur melakukan visitasi monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik di Kota Probolinggo, Senin (22/9). Kunjungan ini diterima langsung oleh Plt Kepala Diskominfo Kota Probolinggo, Madihah, bersama tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
KANIGARAN – Komisi
Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur melakukan visitasi monitoring dan evaluasi
keterbukaan informasi publik di Kota Probolinggo, Senin (22/9). Kunjungan ini
diterima langsung oleh Plt Kepala Diskominfo Kota Probolinggo, Madihah, bersama
tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Visitasi tersebut merupakan tahap kedua setelah seluruh badan publik di
Jawa Timur mengisi Self Assessment Questionnaire (SAQ) yang dikumpulkan pada
Agustus lalu. Ketua Bidang Kelembagaan KI Jatim, M. Sholahuddin, hadir bersama
tim untuk memberikan arahan serta melakukan pengecekan kesesuaian data
indikator yang telah diisikan dengan kondisi nyata di lapangan, khususnya
terkait pengelolaan PPID.
“Kota Probolinggo termasuk konsisten. Selain Kota Madiun dan Kota
Mojokerto, beberapa kota dan kabupaten lain juga belajar ke sini. Tahun lalu
ada 15, tahun ini ada 22 badan publik yang mendapat nilai 100, di antaranya
Surabaya, Lumajang, Bojonegoro, dan Madiun. Bojonegoro juga menarik karena baru
pertama kali ikut,” ujar Sholahuddin.
Ia menambahkan, semangat keterbukaan informasi publik di daerah semakin
meningkat. “Kami mengecek apakah data indikator yang diisikan sama dengan SAQ.
Sarpras tersedia, digitalisasi berjalan, dan interaktif. Nanti Pak Wali bisa
dijadwalkan untuk tahap wawancara. Ini bukan perlombaan, tapi optimalisasi
pelayanan publik. Reward hanyalah bonus,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Diskominfo Kota Probolinggo, Madihah,
menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Terima kasih, teman-teman
harusnya sudah terbiasa diperiksa. Orang lain bisa melihat dan menilai kita
agar lebih objektif. Semoga kegiatan hari ini dimudahkan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, tim PPID Kota Probolinggo telah menyiapkan seluruh
dokumen sesuai SAQ yang sebelumnya diisi, sebagai bentuk kesiapan menghadapi
evaluasi tahap kedua ini. (sit/uby)