Kunjungi Radio Suara Kota Probolinggo, KPID Jatim Apresiasi Program Siar yang Variatif dan Edukatif

Rabu (24/9), Radio Suara Kota Probolinggo kedatangan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur. Kedatangan mereka melakukan monitoring terhadap program kerja yang ada di Radio Suara Kota Probolinggo.

Probolinggo – Rabu (24/9), Radio Suara Kota Probolinggo kedatangan  Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur. Kedatangan mereka melakukan monitoring terhadap program kerja yang ada di Radio Suara Kota Probolinggo.

Dalam kunjungannya, Ketua KPID Jawa Timur, Roimfa Uziana, menyampaikan bahwa hasil pengawasan sementara menunjukkan Radio Suara Kota berada dalam kondisi aman. “Siaran-siaran yang diberikan cukup variatif, memberikan informasi yang terpercaya, serta menghadirkan konten yang beragam, mulai dari hiburan hingga edukasi,” ujarnya.

Roimfa menambahkan, radio tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga harus menjadi media katalisator masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Menurutnya, kegiatan edukasi yang dilakukan Radio Suara Kota juga sudah sangat banyak.

Namun demikian, ia berharap Radio Suara Kota dapat lebih aktif menyiarkan program melalui media digital. “Meskipun regulasi KPID belum mengatur secara khusus pengawasan media digital, ke depan hal ini dirasa perlu agar siaran bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha,” tambahnya.

Menanggapi kunjungan tersebut, Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) Diskominfo Kota Probolinggo, Nanang Hartono, menyampaikan bahwa monitoring dari KPID ini membawa manfaat besar.

“Dengan adanya kunjungan dari KPID, kita bisa menambah wawasan dan dapat berkolaborasi dalam penyampaian berita, terutama dalam peningkatan penyampaian berita melalui media digital,” jelasnya.

Selain itu, dari hasil diskusi bersama, ditemukan beberapa kendala yang masih dihadapi Radio Suara Kota, salah satunya terkait perizinan. KPID menyebut hal ini tidak hanya menjadi masalah bagi pihak radio, tetapi juga menjadi perhatian bagi lembaga penyiaran di tingkat pusat.

Sebagai penutup, Roimfa Uziana mengajak masyarakat untuk tetap setia mendengarkan Radio Suara Kota Probolinggo di frekuensi 101,7 FM. Ia menegaskan, “Pastikan suara-suara yang Anda dengar adalah suara yang edukatif, sehat, dan berkualitas.” (mg-amik/fa)

LINK TERKAIT