Maksimalkan Pelayanan Prima kepada Masyarakat Melalui PORTAL EMAS
Maksimalkan Pelayanan Prima kepada Masyarakat Melalui PORTAL EMAS
KANIGARAN – Inovasi Portal Emas “Probolinggo Digital
Melayani Masyarakat” Diskominfo Kota Probolinggo menempati juara ke-3
dalam ajang Anugerah Inovasi Kota Probolinggo (Anvapro) 2022. Inovasi
tersebut berkompetisi dengan 38 inovasi untuk kategori Perangkat Daerah
(PD) dan berhasil masuk sebagai enam besar terbaik.
Portal Emas merupakan aplikasi terintegrasi berbasis web dan android
yang bertujuan untuk mempermudah akses layanan mulai dari warga,
perangkat RT/RW, Kelurahan dan Kecamataan. Apabila warga membutuhkan
surat keterangan dari RT/RW, warga cukup menghubungi ketua RT. Ketua RT
akan memberitahu syarat yang dibutuhkan kemudian persyaratan itu
disampaikan ke ketua RW untuk divalidasi.
RW
akan meneruskan hasil validasi akan dikirimkan ke kelurahan dan
kecamatan. Selanjutnya masyarakat membawa dokumen asli ke kelurahan.
Kemudian warga dapat menunggu dokumen selesai di ruang pelayanan atau
dapat ditinggal dan akan ada pemberitahuan melalui whatsapp bahwa surat
dapat diambil di kelurahan.
Perjalanan Portal Emas tidak serta merta terselesaikan dalam hitungan
hari. Kepala Diskominfo, Pujo Agung Satrio menceritakan, tercetusnya
ide Portal Emas dilatar belakangi oleh pelayanan publik di tingkat RT/RW
yang tidak gampang, susah ditemui dan sarana prasarana yang terbatas.
Selain itu tidak adanya standar operasional prosedur pelayanan
tersebut. “Masih ada juga pungutan-pungutan liar dan budaya berpikir
kalau bisa dipersulit, ngapain harus dipermudah (kondisi pada
waktu itu). Nah itu dia beberapa faktor latar belakang terciptanya ide
ini, dengan adanya sistem ini diharapkan mampu meminimalisir hambatan
tersebut dan upaya gerakan Probolinggo Smart Digital melayani Masyarakat
mulai dari RT, RW, kelurahan, dan kecamatan,” ulas Pujo.
Pujo
menganalisa permasalahan tersebut ketika dirinya menjadi Camat
Kademangan dan melahirkan aplikasi BPJS (Berkas Pelayanan Jalan Sendiri)
Bangkit di tahun 2019 yang merupakan cikal bakal Portal Emas.
Pengalihan dari BPJS Bangkit menuju Portal Emas tentunya membawa
aplikasi ini semakin baik dan selalu dibenahi secara berkala. Sebelum
peng-upgrade-an aplikasi, hanya terdapat 27 jenis pelayanan
BPJS Bangkit. Namun, sekarang sudah ada 33 jenis layanan. “Dengan
adanya aplikasi ini juga mempermudah Perangkat Daerah untuk meningkatkan
layanan kepada masyarakat,” ucap pria asal Malang tersebut.
Diakui Pujo bahwa untuk sosialisasi Portal Emas sendiri merupakan hal
yang tidak mudah. Setidaknya ada sekitar 200 RW dan 1028 RT se-Kota
Probolinggo untuk menggunakan Portal Emas. Disebutkan Pujo kendala yang
banyak ditemui ialah perangkat handphone dan paket data.
“Tapi alhamdulillah
Bapak Wali Kota Probolinggo ikut mendukung dan memberikan paket data
gratis kepada ketua RT/RW se-Kota Probolinggo. Harapan kami, dengan
adanya bantuan ini dapat memberikan semangat kepada ketua RT/RW untuk
melayani masyarakatnya lebih baik lagi, ” jelas Pujo yang merasakan
animo perangkat RT/RW sangat positif terhadap Portal Emas.
Sampai saat ini Portal Emas akan terus dikembangkan dan menjadi lebih
baik serta terintegrasi pada semua pelayanan di Pemerintah Kota
Probolinggo. “Kami sampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Wali Kota
Probolinggo, Ibu Sekretaris Daerah dan kepada Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kota
Probolinggo untuk penghargaannya kepada Portal Emas. Terima kasih atas
dukungannya kepada Portal Emas dengan tujuan memberikan pelayanan prima
kepada masyarakat,” tuturnya.
Ya, penganugerahan penghargaan tersebut dilaksanakan Selasa (9/8).
Juara pertama dalam kategori tersebut ialah aplikasi Si Ijol dari Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan dan juara 2 Handal PIRT UMKM, Puskesmas
Ketapang. (sita/fa)