MUSANG, MAMALIA KECIL YANG KINI KIAN DIGEMARI
MUSANG, MAMALIA KECIL YANG KINI KIAN DIGEMARI
Banyak cara untuk menyalurkan hobi sekaligus kecintaan pada binatang. Salah satunya adalah bergabung dengan komunitas atau
organisasi, termasuk yang spesifik seperti komunitas Owner Musang
pr0bk0mggo dan Sekitarnya (KOMPAS). Komunitas para pencinta musang itu,
beberapa waktu lalu tampil di hadapan publik pada ajang Gelar
Diseminasi Informasi Pelayanan Terpadu pada Masyarakat (Gadis Penter
Mas), di Alon-alon Kota pr0bk0mggo, Minggu (15/10) pagi.
Tren memelihara hewan peliharaan musang
dewasa inipun mulai digandrungi. Pasalnya, terdapat beragam jenis dengan
variasi warna yang cukup banyak. Selain itu, musang juga dapat akrab
dan bermanja-manja dengan manusia layaknya hewan peliharaan pada umumnya
seperti kucing atau anjing. Awalnya, hanya segelintir orang yang
tertarik memelihara penghasil kopi termahal di dunia itu. Musang pun
dapat dilatih dan membentuk ikatan batin dengan pemiliknya.
Hal itu disampaikan Ketua Umum KOMPAS Suhu Firdaus, disela-sela kegiatannya menjadi Narasumber Talkshow On the Street.
Ia yang pagi itu datang bersama dengan komunitasnya, membawa beberapa
jenis musang yang dapat dipelihara dan jinak seperti musang pandan (Paradoxurushermaphroditus) dan musang bulan (Viverricula malaccensis), Dimana menurutnya, dari masing-masing spesies tersebut juga masih banyak lagi variannya.
Firdaus mengatakan, alasan utama musang
dijadikan satwa kesayangan adalah temperamennya yang jinak dan sabar,
meskipun wajahnya agak seram. “Kalau sudah sukses melakukan bonding,
musang pandan bisa menjadi sangat manja kepada pemiliknya. Hampir sama
kayak anjing atau kucing, musang juga suka digendong ato menjilati wajah
dan tangan,” katanya.
Paradoxurus hermaphroditus,
nama ilmiah tersebut berasal dari fakta bahwa musang atau luwak memiliki
semacam bau yang berasal dari kelenjar di dekat anusnya. Khusus musang
pandan, aroma tubuhnya memang berbau seperti pandan, dan hal itu menjadi
salah satu daya tariknya. Aroma tersebut berasal dari wangi pandan,
berkat sekresi dari kelenjar yang terdapat di tubuhnya. (nea)