Pemkot Probolinggo Gelar Sosialisasi Internet Sehat, Tekankan Bahaya Judi Online
Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Sosialisasi Internet Sehat Tahun 2026 bertema “Digital Sehat Tanpa Judi Online”, Selasa (14/4), di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Probolinggo, Agus Efendi.
KANIGARAN - Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika
(Diskominfo) menggelar Sosialisasi Internet Sehat Tahun 2026 bertema “Digital
Sehat Tanpa Judi Online”, Selasa (14/4), di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali
Kota Probolinggo. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota
Probolinggo, Agus Efendi.
Asdum Agus Efendi menekankan pentingnya literasi digital di tengah pesatnya perkembangan
teknologi. Internet, menurutnya, memiliki peran besar dalam mendukung aktivitas
masyarakat, namun juga menghadirkan ancaman serius, salah satunya maraknya
praktik judi online.
“Judi online bukan sekadar pelanggaran hukum,
tetapi juga ancaman nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, bahkan
dapat merusak masa depan generasi muda,” ujar Agus Efendi saat membacakan
sambutan wali kota.
Ia juga menegaskan bahwa teknologi harus
dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif dan produktif. “Internet harus menjadi
sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas wawasan, serta
membuka peluang usaha dan inovasi, bukan justru menjadi ruang yang
menjerumuskan melalui praktik seperti judi online,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat
untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat. “Saya
mengajak seluruh masyarakat Kota Probolinggo untuk menjadi pelopor internet
sehat, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas, demi melindungi
generasi muda dari dampak negatif dunia digital,” pungkas Agus.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Komunikasi
dan Informatika Kota Probolinggo
Lucia Aries Yuliyanti menyampaikan Sosialisasi Internet
Sehat 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat literasi
digital masyarakat.
“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai
bentuk komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam memberikan edukasi kepada
masyarakat agar mampu memanfaatkan internet secara sehat, aman, dan produktif,
sekaligus memahami bahaya serta dampak dari praktik judi online,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan
tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui forum
Musrenbang, khususnya terkait perlindungan masyarakat di ruang digital. “Melalui
sosialisasi ini, kami berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan di
lingkungan masing-masing dalam menyebarluaskan pemahaman tentang internet
sehat,” tambahnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Adi Kurniawan serta dari
Polres Probolinggo Kota Kasat Reskrim AKP Zainal Arifin. Dalam paparannya,
para narasumber memberikan edukasi terkait penggunaan internet yang sehat,
aman, serta dampak negatif judi online dari sisi hukum maupun sosial.
Pemerintah Kota Probolinggo berharap
sosialisasi ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi
gerakan bersama dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman, dan
produktif di tengah masyarakat. Sosialisasi ini diikuti sebanyak 130 peserta
yang terdiri dari masyarakat, perangkat daerah, perwakilan kelurahan, serta
jajaran Diskominfo Kota Probolinggo. (sit/fa)