Satu Tahun Kepemimpinan, Wali Kota Probolinggo Genjot Ekonomi, Kesehatan, hingga Lingkungan
Satu tahun memimpin Kota Probolinggo, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menegaskan bahwa berbagai program yang dijalankan bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang mulai dirasakan masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam podcast “Bincang Solusi” yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika setempat, Sabtu (28/3).
KANIGARAN – Satu
tahun memimpin Kota Probolinggo, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin
menegaskan bahwa berbagai program yang dijalankan bukan sekadar slogan,
melainkan kerja nyata yang mulai dirasakan masyarakat. Hal itu disampaikannya
dalam podcast “Bincang Solusi” yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika
setempat, Sabtu (28/3).
Bersama Wakil
Wali Kota Ina Dwi Lestari, Dokter Aminuddin menyebut hampir seluruh dari 12
program prioritas telah terealisasi, meski sebagian masih berjalan bertahap.
“Capaian ini menjadi guideline kita, dan arah pembangunan lima tahun ke
depan sudah jelas berbasis data,” ujarnya.
Di sektor
ekonomi, Pemkot mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan
Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan. Selain itu, kemudahan perizinan usaha
melalui sistem Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis drive-thru,
masyarakat kini dapat mengurus izin hanya dalam hitungan menit. “Ini untuk
mendorong UMKM naik kelas dan mempercepat perputaran ekonomi masyarakat,”
jelasnya.
Program unggulan
Kartu Amanah juga menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan sekaligus
penguatan sistem pembayaran non-tunai. Melalui program ini, angka kemiskinan
berhasil ditekan hingga 0,69 persen dengan penurunan ketimpangan ekonomi yang
signifikan.
Di bidang
kesehatan, seluruh warga kini telah tercover dalam Universal Health Coverage
(UHC) yang terintegrasi dengan BPJS. Layanan juga diperluas melalui klinik
lansia yang tetap buka di akhir pekan. “Kita ingin masyarakat, khususnya
lansia, tidak kesulitan mengakses layanan kesehatan kapan pun,” tegas
Aminuddin.
Pemkot juga
menjadi pelopor digitalisasi layanan kesehatan dengan mengintegrasikan seluruh
posyandu serta menghadirkan pemantauan kesehatan ibu hamil secara real time.
“Pemantauan ini penting agar risiko seperti kematian ibu bisa kita cegah sejak
dini,” jelas Aminuddin.
Sementara di
sektor pendidikan, pemerintah menargetkan penghapusan buta huruf melalui
program Paket A, B, dan C, serta menyiapkan beasiswa bagi masyarakat kurang
mampu. “Kami sudah mendata sekitar 1.600 warga yang akan kita fasilitasi agar
bisa menyelesaikan pendidikan,” ungkapnya.
Di bidang
lingkungan, Kota Probolinggo berhasil meraih penghargaan Adipura berkat
pengelolaan sampah berbasis masyarakat, seperti program “1 RW 1 TOSA” dan bank
sampah 3R. Upaya ini juga diiringi peningkatan kualitas air dengan menekan
kandungan mikroplastik dari 1,8 menjadi 0,6 mikrogram per liter dan terus
berupaya untuk menghilangkan kontaminasi bakteri E.coli di sungai-sungai.
“Penghargaan bukan tujuan utama, yang penting program ini benar-benar
bermanfaat bagi kesehatan dan lingkungan masyarakat,” katanya.
Penataan kota
juga terus dilakukan melalui konsep “Probolinggo Kota Bersolek”, termasuk
penataan ruang publik dan pengembangan pusat ekonomi baru bagi pedagang kaki
lima. "Ini termasuk mensterilkan Alun-alun dari pedagang kaki lima
sekaligus menyediakan pusat kuliner baru di GOR A.Yani dan jalur jogging
Maramis," ujarnya.
Selain itu,
dukungan infrastruktur diperkuat dengan hadirnya akses kereta komuter yang
menghubungkan Probolinggo dengan Pasuruan, Sidoarjo hingga Surabaya. Lebih
jauh, ia menegaskan arah pembangunan kota bertumpu pada tiga pilar utama. Yakni
penyangga pariwisata kawasan Gunung Bromo, pusat transit, serta penguatan
sektor pelabuhan melalui pengembangan kawasan bahari Tanjung Tembaga.
“Kita membangun
kota ini secara inklusif, melibatkan semua pihak, dengan tujuan utama
meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Menutup
pernyataannya, Wali Kota Aminuddin pun mengajak seluruh masyarakat untuk
menjaga hasil pembangunan yang telah dicapai. “Apa yang sudah kita capai mari
kita pertahankan dan kita jaga bersama,” pungkasnya. (mir/fa)