Setahun Kinerja, Wawali Ina: Banyak Dinamika dan Proses Luar Biasa, Kami Bekerja untuk Masyarakat Kota Probolinggo
Pemerintah Kota Probolinggo terus mendorong penguatan sinergitas dalam pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari dalam podcast Bincang Solusi Diskominfo setempat.
KANIGARAN – Pemerintah Kota Probolinggo terus
mendorong penguatan sinergitas dalam pembangunan daerah. Hal ini disampaikan
Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari dalam podcast Bincang Solusi Diskominfo setempat.
Podcast bertema “Sinergitas untuk Pembangunan Kota
Probolinggo” tersebut tayang pada 31 Maret 2026
melalui media sosial Diskominfo.
Dalam perbincangan tersebut, Wawali Ina Dwi
Lestari mengungkapkan bahwa selama satu tahun kepemimpinan, banyak dinamika dan
proses yang harus dilalui. Ia menegaskan pentingnya komitmen dan konsistensi
dalam menjalankan program pembangunan demi masyarakat.
“Banyak dinamika dan proses luar biasa,
sehingga apa yang kami kerjakan harus dengan komitmen dan konsisten untuk
masyarakat Kota Probolinggo,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi menjadi
kunci dalam menyempurnakan berbagai program, terutama dalam menjawab kebutuhan
masyarakat. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil selalu melalui proses
kajian dan analisa yang matang.
“Kolaborasi dan penyempurnaan berdasarkan kebutuhan
masyarakat menjadi prioritas kami. Progres yang nyata bagi masyarakat adalah
hal yang terus kami dorong,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ina menjelaskan adanya pembagian
tugas yang jelas antara wali kota dan wakil wali kota, serta budaya musyawarah
dalam pengambilan keputusan. Setiap kekurangan yang ditemukan diupayakan untuk
segera direalisasikan meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan. “Jalannya
memang tidak mudah, cukup terjal, namun kebutuhan masyarakat tetap menjadi yang
utama,” tegasnya.
Ia mencontohkan beberapa capaian nyata,
seperti percepatan penyerahan santunan kepada masyarakat, peningkatan sektor
usaha, serta perhatian terhadap pendidikan. Pemerintah juga memberikan akses
pendidikan bagi masyarakat menengah ke bawah melalui program Sekolah Rakyat
yang menjadi bagian dari kajian pemerintah pusat.
“Tidak hanya kesehatan yang kami perhatikan,
tetapi juga pendidikan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran
pemerintah,” jelasnya.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran, Ina
menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk mengutamakan kebutuhan
masyarakat. Oleh karena itu, ruang dialog terus dibuka agar aspirasi masyarakat
dapat terserap dengan baik.
“Perlu adanya kolaborasi yang jelas dan
membuka ruang dialog, agar kami memahami kebutuhan masyarakat secara langsung,”
ungkapnya.
Di akhir podcast, ia menyampaikan harapan agar
seluruh program pembangunan dapat disempurnakan dalam sisa masa kepemimpinan. “Kami
ingin menyempurnakan empat tahun ini dengan amanah untuk mewujudkan Kota Probolinggo
yang bersolek,” pungkasnya. (sit/fa)