SPBE Summit 2024, Pemkot Siap Ikuti Arahan Presiden
Sekda Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati mengikuti acara SPBE Summit 2024 sekaligus peluncuran Govtech oleh Presiden RI Joko Widodo melalui zoom. Ia didampingi Asisten Administrasi Umum Retno Fadjar Winarti, Kepala Diskominfo Aman Suryaman, dan Kabag Organisasi Prijo Djatmiko.
KANIGARAN – Sekda Kota
Probolinggo Ninik Ira Wibawati mengikuti acara SPBE Summit 2024 sekaligus
peluncuran Govtech oleh Presiden RI Joko Widodo melalui zoom. Ia didampingi
Asisten Administrasi Umum Retno Fadjar Winarti, Kepala Diskominfo Aman Suryaman,
dan Kabag Organisasi Prijo Djatmiko.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan kembali kehadiran birokrasi untuk
melayani, bukan mempersulit, bukan memperlambat. Sehingga tolok ukurnya
kepuasan masyarakat, manfaat yang diterima masyarakat, dan kemudahan urusan
masyarakat. Dalam kesempatan ini, ia juga melarang kementerian, lembaga,
pemprov maupun pemda membuat aplikasi baru, karena saat ini sudah ada sekitar
27.000 aplikasi.
“Platform yang ada berjalan sendiri-sendiri dan kerjanya juga
sendiri-sendiri. Tidak akan mungkin bisa mempermudah dan mempercepat layanan
publik, karena tidak terintegrasi bahkan banyak yang tumpang tindih. Mulai
tahun ini berhenti membuat aplikasi baru dan platform baru. Terlalu banyak
instal, isi data lagi dan rumit,” tegasnya.
Presiden dua periode ini meminta agar memperkuat digital publik
infrastruktur. Semacam jalan tol untuk digitalisasi pelayanan publik. Memperkuat
transformasi GovTech, satu portal terintegrasi. Tersedia layanan pendidikan,
kesehatan, ijin usaha, perpajakan. ASN
digital disiapkan dan sistemnya disosialisasikan, diperbaiki dan dilanjutkan
secara bertahap.
“Saya titip agar kementerian, pemerintah daerah harus bersama-sama
melakukan integrasi dan interoperabilitas aplikasi dan data. Tidak boleh ada
lagi alasan merasa milik lembaga saya, pemda saya. Tidak akan maju jika
egosentris dipelihara, tinggalkan praktek dan mindset lama. Dengan ini saya
luncurkan GovTech Indonesia dengan nama “INA Digital”, pungkasnya.
Acara yang digelar Senin pagi (27/5) diikuti secara serius oleh sekda dan
jajarannya. Hal ini merupakan bukti komitmen Pemkot Probolinggo agar bisa
mensosialisasikan dan mengimplementasikan GovTech Indonesia tersebut. Sekda
Ninik pun menyatakan komitmennya untuk mengikuti arahan Presiden Jokowi.
“Kita akan ikuti dan laksanakan sesuai arahan Bapak Presiden RI Jokowi.
Layanan publik yang terintegrasi, sehingga mempermudah pelayanan kepada
masyarakat. Termasuk berhenti membuat aplikasi baru dan percepatan tranformasi
digital,” imbuhnya. (yul/pin)