Talkshow bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bahas Rangkaian Hari Jadi ke-665 Kota Probolinggo
Radio Suara Kota Probolinggo kembali menggelar dialog interatif, Kamis (29/8). Kali ini hadir sejumlah narasumber antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siti Romlah, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Slamet Swantoro, Kabid Kebudayaan pada Disdikbud Sardi. Talkshow kali ini membahas tentang serangkaian acara yang akan dilaksanakan pada Hari Jadi Ke-665 Kota Probolinggo yang ke 665.
KANIGARAN - Radio Suara Kota Probolinggo kembali menggelar dialog interatif, Kamis
(29/8). Kali ini hadir sejumlah narasumber antara lain Kepala Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan Siti Romlah, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan Ekonomi dan
Keuangan Slamet Swantoro, Kabid Kebudayaan pada Disdikbud Sardi. Talkshow kali ini membahas tentang serangkaian
acara yang akan dilaksanakan pada Hari Jadi Ke-665 Kota Probolinggo yang ke 665.
Diketahui, rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat
(30/8) yang akan dipusatkan di Alun-alun Kota Probolinggo. Dimana, sejumlah
tampilan seni pelajar, festival kuliner, hingga gelar produk UMKM dan pelayanan
publik akan memanjakan warga Kota Probolinggo.
Menurut Siti Romlah, sesuai tema hari jadi tahun
ini, yakni “Dengan Sinergi dan Kolaborasi, Wujudkan Kota Probolinggo Maju dan
Sejahtera”, Hari Jadi Kota Probolinggo dilaksanakan dengan sinergi dan
kolaborasi seluruh perangkat daerah di Kota Probolinggo. Seluruhnya terlibat
aktif dalam kegiatan ini, termasuk di Pawai Budaya yang rencananya digelar pada
Rabu (7/9) nanti.
“Kegiatan dipusatkan dilaksanakan di Alun-alun Kota
Probolinggo, mulai pukul 15.00 untuk UMKM hingga kuliner. Pada pembukaan nanti
sesuai dengan tujuan mengangkat budaya di kota probolinggo, akan melibatkan
semua stakeholder. Ada tari kolosal yang disajikan oleh tenaga pendidik, dan
juga ada tampilan tampilan seni budaya, dari anak anak didik kita,” ucapnya.
Menurut Romlah, rangkaian hari jadi tahun ini
juga tak luput dari kontribusi tenaga pendidik Kota Probolinggo. Tak
tanggung-tanggung, sebanyak 300 tenaga pendidik bakal menampilkan tari massal
pada giat Apel Hari Jadi. “Ada sekitar 7 jenis tarian yang akan ditampilkan
pada tarian massal tersebut. Selain itu, tarian kolosal, yakni tari
Probolinggoan juga ditampilkan di apel besar. Tarian kolosal akan mengangkat
tari-tari yang menjadi khas Kota Probolinggo, yang patut diketahui masyarakat
Kota Probolinggo,” jelas Romlah.
Sementara itu Slamet Swantoro menyampaikan
harapannya kepada seluruh masyarakat Kota Probolinggo untuk mendukung dan
mensukseskan acara peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo. “Kami juga mengimbau kepada
seluruhnya untuk tetap menjaga keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung agar
acara berjalan sukses dan lancar,” tutupnya. (din/pin)