Tingkatkan Desiminasi Informasi di Media Sosial, Pemkot Gandeng Pemengaruh di Kota Probolinggo
Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar kegiatan Strategi Komunikasi Media Sosial dan Sinergi Pranata Humas Pemerintah & Penggiat Media Sosial di Command Center, Selasa (18/11). Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab serta diskusi yang menghasilkan berbagai masukan konstruktif untuk penguatan komunikasi publik pemerintah.
KANIGARAN - Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas
Komunikasi dan Informatika menggelar kegiatan Strategi Komunikasi Media Sosial
dan Sinergi Pranata Humas Pemerintah & Penggiat Media Sosial di
Command Center, Selasa (18/11). Kegiatan berlangsung
interaktif dengan sesi tanya jawab serta diskusi yang menghasilkan berbagai
masukan konstruktif untuk penguatan komunikasi publik pemerintah.
Acara
diikuti pranata humas dari perangkat
daerah di lingkungan
Pemerintah Kota Probolinggo serta
belasan
pemengaruh Kota Probolinggo
yang aktif dalam penyebaran informasi di ruang digital. Kolaborasi dua unsur
ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas konten, memperluas jangkauan pesan
pemerintah, sekaligus memperkuat citra positif daerah melalui platform media
sosial.
Plt Kepala
Diskominfo Kota Probolinggo, Lucia
Aries Yulianti, menyampaikan bahwa kehadiran para pemengaruh
bukan sekadar undangan, tetapi bagian dari strategi bersama.
“Tujuan para
influencer (pemengaruh) diundang pada hari ini adalah untuk
berkolaborasi dengan Pemerintah dalam diseminasi informasi yang dimiliki
pemerintah untuk memajukan Kota Probolinggo,” ujarnya.
Diskusi berjalan
dinamis dengan sejumlah saran dari para penggiat media sosial. Dani dari akun haloprobolinggo
mengusulkan agar pemerintah membuat akun kedua yang dikelola lebih luwes
sehingga komunikasi bisa lebih dekat dengan masyarakat.
Dari sisi konten
wisata dan kuliner, akun kulinerprobolinggo memberi masukan terkait pemanfaatan
area GOR A. Yani yang dinilai potensial untuk penempatan UMKM yang sedang hits.
Sedangkan Aan dari akun antzholic menekankan
pentingnya visual storytelling dan menyarankan penggunaan talent lokal seperti
Kang Yuk, Duta Museum
dalam produksi konten.
Sementara itu,
Anas dari infoprobolinggo
menilai akun resmi pemerintah seperti Impressive Probolinggo sudah mulai berbenah dan
mendorong agar konten diperbanyak serta lebih sering berkolaborasi bersama
influencer.
Kegiatan ini
menjadi langkah awal penyusunan pola sinergi antara pranata humas dan
influencer, yang diharapkan tidak hanya menghasilkan konten informatif, tetapi
juga kreatif, menarik, dan relevan dengan karakter masyarakat Kota Probolinggo.
Pemerintah menargetkan kerja sama berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem
komunikasi publik yang efektif dan kolaboratif. (sit/fa)